[photo of the day] terus belajar untuk berilmu

Pergerakan jaman selalu menuntut pengembangan kemampuan untuk dapat menyesuaikan dengan khasanah ilmu kekinian yang diperlukan. Apa yang dulu pernah dipelajari belum tentu menjadi relevan untuk diterapkan pada saat terkini. Ilmu terus berkembang, menjalar membuat ranting-ranting lebih rinci nan khusus, serta menyingkap hal-hal baru yang lebih membukakan wawasan. Maka, berpuas diri dengan tataran ilmu yang sudah ada itu sangatlah naif. Jaman sekarang ini menuntut penguasaan ilmu yang begitu dinamis. Tidak bisa hanya tetap pada level tingkatan yang sama.

Naiknya level tingkatan selalu diiringi dengan konsekuensi penguasaan kemampuan yang lebih tinggi pula. Kesulitan demi kesulitan akan sering menampakkan diri mencoba menghalangi. Energi pun harus lebih untuk dikerahkan. Semua dilakukan demi bertambahnya ilmu. 

Dalam berilmu, niat dan sikap termasuk hal yang perlu diperhatikan. Niat berilmu haruslah lurus. Bukan untuk mengejar gelar kehormatan, derajat yang lebih tinggi, ataulah imbalan material lainnya yang menggiurkan dengan bertambahnya  ilmu. Itu hanyalah menjadi efek samping yang tidak patut untuk dijadikan sebagai dasar niatan. 

Ilmu dengan kemuliaannya seharusnya dijadikan niatan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian. Ilmu yang bermanfaat adalah apa yang selalu ditekankan dalam agama. Ilmu berkeselarasan dengan amal yang dilakukan. Kebermanfaatan ilmu akan tercermin dalam bentuk pengabdian kepada khalayak umat yang lebih luas. Ilmu tidak berhenti pada tataran penguasaan diri seorang, ia dituntut untuk disebarkan, dibagikan, dan diajarkan. Apalah artinya ilmu jika ia ada tanpa adanya amalan.

Dalam sikap untuk menimba ilmu, pepatah selalu mengingatkan tentang perumpamaan ilmu padi. Semakin berisi akan semakin merunduk. Semakin meningkatnya ilmu, seharusnya diiringi dengan kearifan dan kebijakan diri yang lebih lagi. Tidaklah patut bagi seorang yang berilmu untuk pongah dengan tingginya ilmu yang dikuasai. Bahkan pun dibandingkan dengan sang Maha Mengetahui saja, ilmu manusia sebenarnya hanyalah satu tetesan dari luasnya samudera pengetahuan. Di muka bumi ini, masihlah banyak khasanah pengetahuan yang tersebar untuk dipahami.

Teruslah belajar. Jangan cepat puas dengan pencapaian yang ada, berusahalah untuk naik pada tingkatan yang lebih tinggi lagi. Ilmu menjadikan siapa yang menuntutnya dengan niat dan sikap yang baik mendatangkan keberkahan melingkupinya selalu. Jika ada kemalasan, kegelisahan, ataupun berbagai macam perasaan lain yang mengganggu dalam berilmu, ingatlah akan keutamaan akan ilmu dan bagaimana ilmu akan terus berkembang tak berhenti hanya pada satu titik yang mungkin sudah memberikan kepuasan untuk diri sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s