butuh contoh

Jika kau hanya sendiri, mungkin tak pernah kau dapati apa yang sebenarnya patut untuk dilakukan. Keadaan sekitar mungkin telah membentuk sedemikian rupa dirimu menjadi kian tidak peka. Sering memaklumi ini itu bahkan hingga terbiasa  dan tak perlu repot untuk peduli.

Padahal kesempatan-kesempatan itu ada jika memang mau dilihat lebih cermat. Kebaikan itu akan selalu ada di tengah berbagai macam upaya keburukan yang mengintai. Lalu, berdiam diri saja tak pernah mengambil kesempatan dalam kebaikan itu adalah opsi yang patut?

Butuh contoh. Butuh orang yang mencerahkan dan memberikan keluasan wawasan. Butuh untuk pengalaman dan membuka kemungkinan-kemungkinan lain yang sudah ada dan pernah terjadi di lain tempat. Jika hanya sendiri, kesempitan terasa nian. Ada kehendak untuk harus bertindak sesuatu namun terganjal karena tak tahu bagaimana caranya melakukan hal itu.

Contoh bisa menjadi penggerak yang ampuh. Karena dari contoh, dapat dilihat bagaimana caranya suatu kebaikan itu dilakukan. Dari contoh, akan terdorong keinginan berbuat serupa bahkan kalau bisa melampauinya. Apalagi jika hasil dari contoh itu menunjukkan kemanfaatan yang nyata terasa. Tentu akan ada dorongan untuk dapat mencapainya.

Contoh memang adalah hal tentang cara. Tentang tindakan jelas yang dapat dicermati lebih seksama dan kemudian ditiru dan diubah seperlunya menyesuaikan kondisi. Contoh datang dari hasil mengamati. Ia tidak datang dari diri sendiri, melainkan dari apa yang dilakukan oleh pihak lain.

Maka, lebih peka dengan keadaan sekitar perlu lebih diperhatikan. Jangan sampai terlalu fokus hanya tentang diri dan keterbatasan yang selama ini disangka diri. Bisa jadi ada kemampuan yang lebih namun tak pernah disadari jika tidak digali. Contoh membuktikan ternyata bisa dilakukan dari apa yang dikira tidak mungkin sebelumnya.

Peluang untuk melakukan kebaikan itu ada di mana pun dan kapan pun kita berada. Yang kemudian dipersoalkan adalah bagaimana cara untuk mengambilnya dan melaksanakannya. Cara itu dicari dari contoh yang sudah ada. Contoh adalah instrumen lengkap yang mengakomodasi lebih dari sekadar teori atau tataran konsep.

Sekarang jika sudah ada contoh tentang suatu kebaikan, masih bisa beralasankah lagi untuk enggan melakukannya?

(Painan, 13 Juli 2015)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s