jelajah alam batangkapas

Daerah di selatan Painan memiliki banyak keindahan alam yang sepertinya belum begitu diketahui oleh khalayak luas. Salah satunya adalah daerah Batangkapas. Kecamatan yang berada persis di arah selatan dari daerah Painan ini mempunyai daerah luas dengan alam yang masih asri. Hampir sebagian besar wilayahnya terdiri dari alam yang belum dijamah oleh tangan dingin pembangunan manusia. Ada garis pantai panjang yang dapat disusuri di Pantai Taluak, ada juga tempat pemandian alami berupa air terjun kecil yang dikenal dengan Lubuak Kuali di daerah Teluk Betung. Keduanya adalah contoh dari sekian banyak pesona alam yang bisa dinikmati dari daerah Batangkapas.

pemandian lubuak kuali
pemandian lubuak kuali

Sudah beberapa kali saya melewati daerah Batangkapas dalam perjalanan menuju daerah selatan dari Kabupaten Pesisir Selatan. Waktu itu, saya belum sempat singgah mengunjungi dan mencari hal-hal yang menarik dari daerah ini. Hanya sekadar lewat saja dan menikmati pemandangan sepanjang perjalanan yang dilalui. Kesan yang selalu saya tangkap daerah ini hampir mirip dengan pemandangan daerah Teluk Bayur, kota Padang. Dua daerah ini sama-sama memiliki jalur jalan raya yang berada persis menyusuri garis pantai. Dengan konturnya yang seperti itu, maka tersaji pemandangan laut yang sangat meneduhkan untuk dipandang saat melewati jalur tersebut.

Daerah Batangkapas memang belum begitu terasa pamornya seperti Painan yang sudah menjadi ikon tempat-tempat wisata terkenal di Pesisir Selatan. Ada beberapa sumber informasi yang menyatakan bahwa ada beberapa tempat di Batangkapas yang dapat dikunjungi. Namun, sumber tersebut belumlah menceritakan hingga rinci petunjuk tentang keberadaan tempat-tempat yang berpotensi untuk wisata. Masih belum banyak orang yang bercerita tentang seperti apakah Batangkapas itu dan ada apa saja di sana.

Dari keterbatasan sumber ini, saya dan teman saya tertarik untuk mengunjungi dua objek yang masih mudah dijangkau dan tidak terlalu sulit untuk mengunjunginya. Dua objek itu adalah pemandian Lubuak Kuali dan Pantai Taluak.

Berbicara mengenai objek yang pertama, Lubuak Kuali, daerah ini tidak begitu jauh ditempuh dari Painan. Dibutuhkan perjalanan darat melalui kendaraaan dengan jarak sekitar 10 km untuk dapat mencapai daerah tersebut. Tidak perlu bingung jalur manakah yang harus dilalui, dari Painan menuju Batangkapas sendiri hanyalah ada satu jalur jalan raya yang menghubungkan. Secara administratif, Lubuak Kuali ini berada di nagari Teluk Betung, beberapa kilometer sebelum memasuki kota kecamatan, Pasar Kuok Batangkapas. Salah satu tanda penunjuk yang mudah diketahui dari daerah ini adalah banyaknya penjual durian (pada musimnya seperti sekarang ini) yang berjejer di pinggir jalan.

Dari arah Painan, perhatikan pada sebelah kiri jalan saat sudah memasuki daerah Batangkapas untuk mengetahui di manakah Lubuak Kuali berada. Tanda lainnya sebagai penunjuk arah berupa gerbang kecil sederhana yang di atasnya ada tulisan samar “Selamat Datang di Lubuak Kuali, Teluk Betung” yang dapat ditemui pada sebelah kiri jalan dan banyak berjejer pedagang durian di sekitarnya. Gerbang kecil ini sebagai awal dari jalan kecil seperti gang menuju Lubuak Kuali. Hanya dibutuhkan jalan kaki selama sekitar beberapa menit untuk kemudian sampai di pemandian Lubuak Kuali ini. Jangan sampai terkecoh untuk terus menyusuri jalan gang ini hingga ke ujungnya karena Lubuak Kuali ini berada pada jalur yang berupa jalan setapak di sebelah kiri pada salah satu lapau (warung, red) penduduk sekitar 500 m dari gerbang.

Hal ini yang disayangkan dari tempat ini. Masih belum ada petunjuk jalan yang jelas mengarahkan ke objek yang dituju, sehingga perlu banyak bertanya pada penduduk setempat.Seharusnya juga pada jalur yang masih jalan setapak ini sudah dibentuk jalan beton agar mudah menuju Lubuak Kuali. Hanya beberapa meter saja yang diperlukan untuk memperjelas arah selanjutnya. Semoga nantinya ada inisiatif pembangunan untuk memperluas jalan hingga menuju lokasi dan beberapa tanda petunjuk bagi pengunjung dari luar daerah seperti kami.

kolam dan air terjun kecil pada lubuak kuali
kolam dan air terjun kecil pada lubuak kuali

Memang tidak terlalu luas dan besar daerah Lubuak Kuali ini. Setibanya di sana suasana sekitar masih begitu sepi dan asri. Hanya ada beberapa orang penduduk setempat yang melintas guna keperluan berladang di daerah yang tidak jauh dari sana. Lubuak Kuali ini terdiri dari dua tingkat air terjun yang kecil dengan ketinggian tidak sampai dengan 3 meter. Pada masing-masing tingkat terdapat kolam air kecil dengan kedalaman sekitar lebih dari 1 meter berwarna kehijauan. Kolam-kolam ini bentuknya tampak menyerupai seperti kuali dengan pinggir berupa lingkaran dibatasi oleh bebatuan besar. Oleh karena itu, penduduk setempat menamainya dengan Lubuak Kuali yang artinya memang daerah sungai yang menyerupai bentuk kuali.

Apa yang sangat berkesan dari nuansa Lubuak Kuali adalah tentang airnya. Airnya ini begitu jernih dan terasa menyegarkan. Rimbunnya pepohonan sekitar dan bebatuan besar juga menjadikan tempat ini tidak terlalu terik oleh cahaya matahari. Dengan bentuk seperti kolam-kolam itu, Lubuak Kuali memang tempat yang cocok untuk dijadikan sebagai pemandian umum. Menurut informasi, banyak orang yang menjalankan ritual balimau paga (mandi bersama) di sini sebelum memasuki bulan puasa setiap tahunnya.

Selain pemandian Lubuak Kuali ini, Batangkapas juga memiliki pesona alam lainnya yang berupa pantai. Ya, bukanlah Pesisir Selatan namanya kalau wisata andalannya tidak ada pantainya sama sekali. Pun juga termasuk daerah Batangkapas. Dengan kontur geografis pesisir pantai yang memanjang, Batangkapas juga memiliki pantai-pantai yang indah untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Pantai Taluak.

Guna mencapai pantai yang satu ini, diperlukan perjalanan darat lebih jauh daripada Teluk Betung jika arahnya dari Painan. Jarak pantai ini dari Painan diperkirakan sekitar 20 km, melewati sekitar 2 km ke arah selatan dari kota kecamatan. Nama nagari dari pantai ini adalah Taluak Limpaso. Sebagai penunjuk menuju daerah ini adalah jalan kecil sebelum jembatan di sebelah kanan jalan dengan tanda pengarah ke SMP N 3 Batangkapas. Dari sini, jalan terus sekitar 500 meter dan akan disambut dengan hamparan luas Pantai Taluak.

pantai taluak batangkapas
pantai taluak batangkapas

Pantai ini merupakan kawasan dengan hamparan pasir yang begitu luas seperti padang gurun pasir. Garis pantainya sangat panjang berupa cekungan berbentuk huruf U sehingga dapat memberikan pemandangan panorama yang luas. Ombaknya sedang, tidak terlalu tinggi tetapi kekuatannya cukup untuk dapat membuat basah sekujur tubuh jika masuk ke dalam air laut. Di pantai ini juga ada area khusus yang ditumbuhi dengan pohon cemara pantai yang relatif pendek. Dari hamparan pasir yang luas dan gersang langsung diterpa terik matahari, pepohonan cemara ini menjadi peneduh yang tepat di pantai ini. Pohon ini tumbuh berjejer rapi sepanjang pantai yang sepertinya memang dimaksudkan untuk meneduhkan beberapa daerah dari pantai ini. Tak jauh dari pepohonan ini ada telaga yang merupakan muara dari sungai yang terputus di sini.

Bagi yang menyukai pantai dengan garis pantai panjang dan ombak yang tidak terlalu tinggi, Pantai Taluak menjadi tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan alam. Walaupun terik matahari langsung menerpa badan, angin laut yang lumayan kencang memberikan penyeimbang kesejukan saat berada di sini. Pantai ini sepertinya juga menyuguhkan panorama matahari tenggelam yang bagus, walaupun saat saya mengunjunginya belum berkesempatan hingga momen matahari tenggelam saya rasakan.

Demikianlah dua objek wisata yang saya temukan dari alam Batangkapas yang masih begitu asri ini. Saya yakin tidak hanya Pantai Taluak dan pemandian Lubuak Kuali saja yang dapat dinikmati dari daerah ini. Dengan alamnya yang masih begitu luas, tentu masih ada sisi-sisi alam yang tersembunyi dan menyimpan keindahan yang memukau. Orang-orang yang memang bertujuan untuk dapat menikmati keindahan alam dalam perjalanannya, tidak akan kecewa dengan apa yang disuguhkan dari alam Batangkapas jika mengunjunginya di sana.

saya dan bibir pantai taluak
saya dan bibir pantai taluak

Alam adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa yang sungguh tidak akan tertandingi keindahannya. Walaupun manusia berusaha untuk menciptakan tempat-tempat yang nyaman dengan pembangunan masifnya, alam tak akan pernah tergantikan. Bahkan alam menjadi penyokong kehidupan banyak organisme, termasuk manusia sebenarnya. Maka, pesona alam, termasuk juga yang ada di Batangkapas ini, semoga terus asri dan terpelihara, sehingga dapat memberikan kebermanfaatan dalam kehidupan ini dan dapat dinikmati sebagai ungkapan syukur kepada sang Pencipta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s