menyudahi kekalutan

Wajah tampak begitu muram. Semangat terlihat meredup. Begitu mudah untuk mengeluh ini itu. Terasa berat dan kesungkanan teramat sangat untuk menjalani keseharian. Jika ini terjadi terus berulang-ulang, bagaimana bisa berharap akan hidup yang lebih baik dan mendapatkannya?

Minimal enyahkanlah segala kekalutan yang belakangan ini menumpuk menjadi satu. Banyak hal yang butuh dibenahi dan perlu perhatian lebih daripada terlarut akan perasaan semacam itu. Namun, untuk bisa melakukan solusi ini sudah kentara jelas harus dilakukan tapi susah untuk diterapkan.

Kalau memang pikiran dan perasaan terus memaksa untuk memperhatikan kekalutan ini, maka telusurilah apa muara persoalan yang menyebabkan semua ini. Pahamilah dulu duduk permasalahan sebelum menentukan langkah untuk menyelesaikannya. Runutilah apa yang telah terjadi dan simpulkan dengan terang masalah itu. Pastikan ada titik terang yang akan membantu jalan keluar dan tak membiarkan persoalan tak terselesaikan.

Untuk menemukan titik terang itu tak jarang butuh bantuan orang lain. Mintalah nasehat pada orang yang sudah kaya akan pengalaman hidup. Belajarlah menjadi lebih tangguh dari pesan-pesan mereka. Serap pelajaran moral yang diberikannya dan cerna baik-baik apa maksud berharga di dalamnya.

Kegagalan rentan memang memunculkan kekecewaan yang terus berimbas pada kekalutan diri dan galau memikirkan apa yang terjadi untuk selanjutnya. Padahal yang berlalu biarlah berlalu. Semudah itu harusnya untuk dipikirkan. Tak perlu terngiang terus atas kesalahan di masa lalu dan menghukum diri tanpa henti tak mau bangkit lagi.

Inilah titik cerah dari kekalutan itu. Menyikapi kegagalan dengan sebaik-baiknya penyikapan. Ini adalah soal cara berpikir yang tepat untuk itu. Pikiran hanya dapat diubah oleh kehendak yang punya pikiran. Maka, berusahalah beralih pikir pada hal yang lebih baik. 

Pikirkanlah yang jauh lebih penting dari itu. Pikirkan tentang langkah maju menuju tujuan. Kegagalan ini itu yang dialami bukan menjadi tanda ketidakberuntungan atas kehidupan, justru ini adalah rambu yang mengantarkan jalan mana yang tepat. Kegagalan akan memberikan pengetahuan mana yang perlu dan tak perlu, mana yang tepat dan tak tepat, mana yang baik dan tak baik.

Masa depan adalah misteri dan ini yang menjadikannya ditakuti.
Seperti apakah yang akan terjadi jika ada suatu langkah penentu keputusan telah diambil? Apa sanggup nantinya menanggung segala konsekuensi yang harus diterima? Tentu ada keinginan semua berjalan sebagaimana yang diharapkan. Semoga tak ada sesal dan kecewa kemudian atas apa-apa yang telah ditentukan nantinya.

Waktu sekarang merupakan satu kesatuan garis yang akan berlanjut pada waktu di masa mendatang. Apa yang dilakukan sekarang akan berpengaruh dengan sendirinya pada masa depan. Lalu, jika kekalutan persoalan tentang kegagalan menjadi hal yang terlalu menghantui pikiran dan perasaan sekarang, mau jadi apa masa selanjutnya nanti?

Maka, sekali lagi ditegaskan. Sudahi saja kekalutan tak jelas ini dan fokuslah pada rencana masa depan. Semangatilah hidup ini kembali. Kegagalan jangan menjadi alasan untuk berhenti. Lanjutkanlah hidup dengan warna yang lebih meriah lagi!

(Painan, 12 Januari 2014)
*rangkuman nasehat dari obrolan dengan seseorang

Iklan

4 thoughts on “menyudahi kekalutan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s