tiga hal pembelajaran

Belajar tentang ketegasan
Jawaban itu hanya satu. Jangan sampai ketika tanya menguak kembali, jawaban telah beralih lain.

Ketegasan membuat keyakinan akan ketetapan tentang jawaban yang telah ditentukan. Sesuatu yang sudah ditetapkan maka tak ada lagi kompromi untuk dapat diubah.

Menyatakan ketegasan itu perlu cara-cara yang baik. Jangan sampai ketegasan malah disalahartikan dan menimbulkan polemik yang lebih rumit.

Ketegasan itu harus ada karena ada prinsip yang kukuh harus ditegakkan. Ada batas-batas toleransi yang bisa diberikan memang, tetapi terlalu lunak seringkali akan memberikan celah lebih lebar untuk penyimpangan..

Belajar tentang kesabaran
Amarah itu wajar ada ketika ada sesuatu yang mengusik dan mengganggu. Tetapi camkan selalu apa manfaat yang dapat diberikan dari meluapkan amarah selain hal yang lebih buruk?

Amarah itu perlu diredam dan kesabaran adalah peredam yang terbaik. Sabar menjadi penahan atas kehendak mulut dan tangan untuk tak melampiaskan amarah.

Tak ada gunanya jika langsung melawan dan terpancing reaktif mengeluarkan emosi. Justru dengan diam mengalah dan lebih fokus pada hal lain yang lebih penting akan menjadi pengalih ampuh. Inilah bentuk kesabaran dan biarkan saja omongan tak berguna berlalu..

Belajar tentang penyesuaian
Tiap manusia memiliki karakternya masing-masing. Bahkan pun tak akan ada yang sama persis di antara berbagai karakter yang beragam itu.

Walau berbeda, karakter-karakter itu mengumpul satu pada garis hubung persamaan tipe. Ada kecocokan yang saling melengkapi antar dua karakter yang berbeda. Ada juga bentrok antar karakter yang saling berseberangan.

Maka, mengenali seseorang memerlukan pemahaman atas karakter yang dimilikinya. Maka, berinteraksi dengan tepat memerlukan tindakan yang sesuai dengan karakter orang yang dihadapi. Maka, perlu dipahami karakter itu ada yang sulit untuk diubah, tetapi ia dapat disesuaikan dengan diri.

Penyesuaian diri merupakan hal yang harus dilakukan pada tiap kondisi yang berbeda menghadapi karakter yang bermacam-macam. Agar tak salah dalam bertindak, pahami karakter dan sesuaikan cara terbaik yang dapat dipahami oleh karakter yang dihadapi.

(Painan, 7 Desember 2013)
*rangkuman pembicaraan panjang dari nasehat seseorang

Iklan

2 thoughts on “tiga hal pembelajaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s