selamat jalan uda…

image

Aku tak menyangka. Apa benar kabar yang aku terima? Semula sepertinya tidak ada yang terlalu berbeda. Ketika ditelisir lebih dalam, baru disadari…

Ada kawan yang telah berpulang ke rahmatullah…

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un.. Uda Romel Panarta yang dulu aku kenal telah tiada lagi. Interaksi yang dulu pernah ada di ranah blog multiply serasa semakin dirindukan. Beliau adalah orang yang termasuk aktif berinteraksi dan sangat informatif. Candaan, nasihat, saling berbalas komentar menjadi hal yang lazim di antara kami dan MPers lainnya.

Sayang di saat MP menonaktifkan platform blognya, interaksi itu semakin sedikit dengan sendirinya. Tak seharusnya demikian. Harusnya hubungan yang ada tak dapat lekang hanya karena media yang berubah.

Itulah kemudian aku jarang mendengar kabarnya. Sesekali kabarnya terlihat pada linimasa twitter dan ya dia masih seperti yang dulu. Seorang al akh yang sholeh dan menyebarkan informasi yang positif.

Qadarullah sempat kami bertemu. Tidak hanya interaksi dunia maya saja. Sedari awal kenal aku ingin menemuinya, melihat dan ngobrol langsung dengan beliau. Pasti akan menyenangkan. Jarak yang semakin memperdekat seharusnya menjadi kemudahan. Namun, pertemuan itu terjadi selang sekian lama dan itu ajaibnya tanpa direncanakan dan tanpa dikehendaki.

Bandara soetta dalam suatu perjalanan menuju kembali ke ranah minang menjadi saksi. Saat itu hanya feeling yang mempertemukan kami. Subhanallah betapa indah dan membahagiakan momen pertemuan itu..

Sayang, betapa luput diri ini membina jalinan persahabatan. Sejak pertemuan itu, tidak ada lagi kesempatan untuk bertemu. Ah, kini terasa betapa menyesalinya. Apalagi betapa tertinggalnya diri mendapat kabar tentang kesehatan beliau yang berakhir demikian. Ah, Uda Romi, jarak yang dekat ini seharusnya menyempatkanku menemuimu untuk kali terakhirnya.. 😥

Teringat interaksi dengan beliau terakhir kali di twitter, saat aku tertarik akan tweetnya
” @tranparamole: Face your days. Live your life. No matter how time deceives us. Focus on our lifetime eternal goal. Yes. That’s the spirit. 😉 #Muharram”
Sangat menginspirasi dan menyemangati. Tapi lugunya aku tak tahu apa yang sedang terjadi dengan beliau…

Apalagi yang bisa aku katakan. You’re so amazing, Uda. So many great moments with you although it’s just for a while. It’s still unbelievable that you had left this world first before me :'(…

Untukmu, Uda Romi, teriring doa “Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu…”

Selamat jalan Uda.. Semoga kau berbahagia di Jannah-Nya…

(Painan, 12 November 2013)

Iklan

16 thoughts on “selamat jalan uda…

  1. Serius, mas anas? Ini uda romi yg MPers?
    Innalillahi wa inna ilaihi roji’un
    Allahummaghfirlahum warhamhum wa’afihi wa’fu’anhum 😦

  2. Saya juga baru dapat kabarnya dari grup teman Multiply Nas,
    Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, umur seseorang hanya Allah SWT yang tahu..
    Turut berduka cita.

  3. innalillahi wa innaa ilaihi raajiun
    saya ga pernah berinteraksi langsung dengan beliau
    tapi karena saking banyaknya post di inbox dari beliau saya smp terasa akrab
    Ya Allah…:'( Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu.

  4. Innalillaahi wa inna ilaihi roji’un.
    Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihii wa’fu ‘anhu.

    Saya juga tak pernah mengenal beliau secara langsung. Tapi interaksi di MP cukup menggambarkan bahwa Uda Romi (Saya menyebutnya demikian) adalah seorang al akh yang sangat baik.

    Saya juga ingin menyampaikan sama seperti Pak Iwan, “Terima kasih Uda, telah meninggalkan peradaban yang baik melalui tulisan-tulisan Uda.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s