karena aku kehilangan diri

Rasa itu adalah hampa. Saat di mana sepertinya sepenuhnya ruh kehidupan ini rasanya tak benar-benar melekat pada raga ini. Jelas ini yang disebut dengan kehilangan. Ada yang sebelumnya sudah terisi tapi nyatanya ia telah kosong kembali.

Seperti inilah yang terjadi berulang kali. Rasa semacam hampa tak karuan. Akal bergelut mengusik jawaban akan pertanyaan. Buat apa hidup ini? Seperti inilah yang dikehendaki? Mau jadi apa sebenarnya diri ini?

Muara kemelut ini berujung pada satu titik. Hal tentang keberadaan diri. Kehampaan terjadi karena diri tak merasakan eksistensinya. Ada yang telah luput dan terabaikan sehingga apa-apa yang terjadi menyimpang jauh dari substansi.

Miris menyadarinya. Kalaulah sudah ada pakem yang jelas akan konsep keberadaan diri dengan segala perencanaan dan aksinya tentu tak akan terjadi apa yang dirasa sebagai kehampaan ini. Jika konsep sudah terpampang jelas, lalu mengapa perlu terjerembab kesekian kalinya untuk meraba-raba kembali konsep itu.

Ada yang salah dan ya butuh diperbaiki. Jika tak sekarang teratasi, maka apalah makna diri? Seonggok raga yang tak jelas apa yang dikehendakinya… Mengenaskan!

(Painan, 6 Oktober 2013)

Iklan

2 thoughts on “karena aku kehilangan diri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s