biarkan anjing menggonggong kafilah berlalu

Hari ini baru terasa benar makna peribahasa “biarkan anjing menggonggong, kafilah berlalu”…

Lagi-lagi anjing itu mulai mengusik suasana dan mericuhkan masalah yang sebenarnya cukup sudah untuk diakhiri, tak ada yang perlu diributkan kembali.

Entah, memang mengherankan, betapa anjing ini berlagak menjadi sosok yang akan memberikan penjagaan dan keamanan, padahal gonggongan itu isinya hanyalah pengganggu suasana.

Ya, anjing itu telah coba menggigitku dan aku melawan apa yang ia lakukan…

Namun, kini setelah dipikirkan masak-masak, buat apa mengurusi anjing yang kelewat batas itu. Biarkan saja ia sibuk sendiri dengan gonggongannya itu. Anggap saja ia tak ada. Ia akan capek sendiri jika gonggongannya itu tak ada yang memperhatikan. Beres segala urusan.

Begitulah kemudian tersadar betapa dalam peribahasa ini memberikan petuah berharga dalam kehidupan.

(Painan, 11 September 2013)

Iklan

3 thoughts on “biarkan anjing menggonggong kafilah berlalu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s