merasakan waktu sekejap telah berlalu

Baru kali ini terasa ada yang janggal.

“Hei, hari apa ni”, gumamku kala esok tadi pagi. “Ah, rupanya kamis.”

“Ha? Kamis? Bukannya kemarin itu hari kamis?”. Aku termenung sejenak. Bagaimana bisa aku merasakan kamis itu tiba-tiba sudah datang kembali.

Sepertinya waktu berjalan begitu sekejap. Hari-hari berlalu tanpa disadari. Ya, sepertinya terlalu banyak hal yang dialami sehingga memori pun berjalan sepintas lalu seperti waktu.

Dua puluh empat jam dalam sehari itu begitu relatif rasanya untuk dijalani. Terkadang ia begitu lama bergulir, tapi tak disangka juga ada kalanya ia cepat silih berganti.

Ketika kesadaran muncul bahwa waktu cepat berlalu, maka segeralah untuk meninjau ulang hidup yang telah lampau. Adakah yang telah dijalani itu merupakan tindakan yang tepat atau sia-sia belaka?

(painan, 5 September 2013)

Iklan

3 thoughts on “merasakan waktu sekejap telah berlalu

    • Oh iyakah? Hmm jelasnya bikin introspeksi nih bagi saya agar hari2 ndak jadi asal berlalu kek gini…

      Hehehe ni sedang terlalu dialihkan di dunia nyata nih kemaren2, mbak enje.. Belakangan ni baru terasa butuh pelarian ke dunia maya huhuhu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s